Kode Etik Akademik

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Kode Etik Tenaga Kependidikan Seekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Kifayah Riau yang dimaksud dengan:

  1. STIT AL-Kifayah Riau perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan bidang keguruan;
  2. Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada      masyarakat;
  3. Pembina selaku ketua Yayasan Kifayatul Akhyar adalah penanggungjawab utama dan pengambil keputusan      tertinggi STIT Al-Kifayah Riau;
  4. Kode Etik adalah pedoman tertulis yang menjadi pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak bagi Tenaga Kependidikan STIT AL-Kifayah Riau dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut tanggung jawab profesi dalam di lingkungan STIT Al-Kifayah Riau untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi;
  5. Tenaga Kependidikan adalah pegawai yang membantu pelayanan administrasi akademik dan non-akademik kepada Dosen;
  6. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan pada perguruan tinggi dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi;
  7. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di STIT AL-Kifayah Riau.

BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2

Penyusunan Pelaksanaan Kode Etik Tenaga Kependidikan dimaksudkan sebagai pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak bagi Tenaga Kependidikan STIT Al-Kifayah Riau dalam melakukanaktivitas yang menuntut tanggung jawab profesi dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, dan berorganisasi di lingkungan STIT Al-Kifayah Riau untuk membantu Dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi STIT Al-Kifayah Riau.

Pasal 3

Penyusunan dan pelaksanaan Kode Etik Tenaga Kependidikan STIT Al-Kifayah Riau bertujuanuntuk:

  1. Membentuk Tenaga Kependidikan STIT Al-Kifayah Riau yang berakhlak mulia, bertaqwa, berilmu, berbudi luhur, teruji, disiplin, dan dicintai oleh masyarakat;
  2. Menciptakan suasana akademik yang kondusif untuk memperlancar pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran STIT Al-Kifayah Riau;
  3. Meningkatkan profesionalisme Tenaga Kependidikan STIT AL-Kifayah Riau;
  4. Meningkatkan kepuasan mahasiswa untuk mengoptimalkan proses mengajar di STIT AL-Kifayah Riau;
  5. Mengangkat harkat dan martabat Tenaga Kependidikan STIT AL-Kifayah Riau;
  6. Meningkatkan kompetensi lulusan STIT AL-Kifayah Riau.

BAB III
KEWAJIBAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP DIRI SENDIRI
Pasal 4

Setiap Tenaga Kependidikan wajib mengembangkan perilaku etika yang mengacu kepada
sikap dasar sebagai berikut:

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Negara Indonesia Tahun 1945;
  3. Mentaati semua peraturan dan perundangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas
  4. Mengembangkan pemikiran secara kreatif dan inovatif dalam rangka peningkatan kualitas;
  5. Mewujudkan pola hidup yang serasi, selaras, dan harmonis dengan masyarakat;
  6. Memiliki moralitas yang tinggi;
  7. Menghormati hak asasi manusia;
  8. Menghormati sesama warga STIT Al-Kifayah Riau tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status sosial;
  9. Menjaga hubungan baik antar sesama Tenaga Kependidikan, dengan Dosen, mahasiswa, dan pimpinan di STIT Al-Kifayah Riau;
  10. Menegakkan disiplin dan kejujuran dalam melaksanakan tugas;
  11. Memberikan tauladan dalam pergaulan di dalam dan di luar kampus.

BAB IV
KEWAJIBAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP STIT AL-KIFAYAH RIAU
Pasal 5

Setiap Tenaga Kependidikan wajib mengembangkan perilaku etika yang mengacu kepada sikap loyal terhadap STIT AL-Kifayah Riau sebagai berikut:

  1. Tenaga Kependidikan wajib menjunjung tinggi visi, misi, tujuan, dan sasaran STIT AL-Kifayah Riau;
  2. Mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku di STIT AL-Kifayah Riau;
  3. Seorang Tenaga Kependidikan wajib menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan, serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan STIT AL-Kifayah Riau ;
  4. Menjaga dan meningkatkan nama baik STIT AL-Kifayah Riau;
  5. Menghindarkan diri dari penyalahgunaan institusi STIT AL-Kifayah Riau untuk kepentingan pribadi;
  6. Mengutamakan kepentingan STIT AL-Kifayah Riau di atas kepentingan pribadi;
  7. Menjaga informasi tentang STIT AL-Kifayah Riau yang bersifat rahasia.

BAB V
ETIKA TENAGA KEPENDIDIKAN
Pasal 6

  1. Dalam pelaksanaan tugas akademi dan bersikap dalam kehidupan sehari-hari, setiap Tenaga Kependidikan wajib berpedoman pada standar etika bermasyarakat, etika terhadap pimpinan, etika sesama tenaga kependidikan, dan etika terhadap mahasiswa yang mengacu pada nilai-nilai dalam sikap dasar pegawai STIT AL-Kifayah Riau.
  2. Etika dalam bermasyarakat, meliputi:
    a. Menghormati setiap warga negara tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status            sosial;
    b. Mewujudkan pola hidup sederhana;
    c. Memberikan pelayanan dengan empati, hormat dan santun, tanpa pamrih dan tanpa unsur paksaan;
    d. Memberikan pelayanan secara cepat, tepat, terbuka, dan adil serta tidak diskriminatif;
    e. Tanggap terhadap keadaan lingkungan masyarakat.
    3. Etika terhadap sesama Tenaga Kependidikan, meliputi:
    a. Menghormati sesama warga STIT AL-Kifayah Riau tanpa membedakan suku, ras, dan status sosial;
    b. Memelihara rasa persatuan dan kesatuan;
    c. Saling menghormati antara teman sejawat baik secara vertikal maupun horizontal dalam suatu unit            kerja, maupun antar unit kerja;
    d. Menghargai perbedaan pendapat;
    e. Menjunjung tinggi harkat dan martabat sesama pegawai;
    f. Menjaga dan menjalin kerja sama yang kooperatif sesama pegawai;
    g. Menjaga dan menjalin rasa solidaritas.
  3. Etika terhadap mahasiswa, meliputi:
    a. Berorientasi pada upaya peningkatan kualitas mahasiswa;
    b. Menghindarkan diri dari penyalahgunaan mahasiswa untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau                golongan;
    c. Memberikan pelayan dengan empati, santun, tanpa pamrih dan tanpa unsur paksaan;
    d. Memberikan pelayanan secara cepat, tepat, terbuka dan adil serta tidak diskriminatif;
    e. Tanggap terhadap keadaan mahasiswa;
    f. Jujur dan terbuka serta tidak memberikan informasi yang tidak benar kepada mahasiswa;
    g. Bertindak dengan penuh kesungguhan dan ketulusan;
    h. Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan;
    i. Berinisiatif untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap para               mahasiswa;
    j. Selalu berusaha untuk menjadi teladan bagi mahasiswa.

BAB VI
S A N K S I
Pasal 7

  1. Jenis-jenis sanksi yang dapat dijatuhkan adalah sebagai berikut:
    a. Peringatan
    b. Skorsing kegiatan akademik;
    c. Diberhentikan sebagai Tenaga Kependidikan STIT AL-Kifayah Riau.
  2. Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah Pengurus Yayasan Kifayatul Akhyar
  3. Dasar penjatuhan sanksi oleh Pengurus Yayasan Kifayatul Akhyar adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP);
  4. Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan dan menjadi kewenangan engurus Yayasan Kifayatul Akhyar disesuaikan dengan pelanggaran Kode Etik;
  5. Sanksi yang dijatuhkan oleh pihak berwenang dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar.


BAB VII
P E N U T U P
Pasal 8

  1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Kode Etik ini akan diatur dengan Keputusan tersendiri;
  2. Kode Etik ini dibuat untuk dapat dilaksanakan oleh seluruh Tenaga Kependidikan di lingkungan STIT Al-Kifayah Riau;
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.


                                                                                                                       Ditetapkan di: Pekanbaru
                                                                                                                       Pada tanggal: 01 Januari 2018
                                                                                                                       Ketua STIT Al-Kifayah Riau

 

                                                                                                                            ZALISMAN, M.Pd.I

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Syarat untuk menjadi dosen adalah :

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Memiliki kualifikasi sebagai tenaga pengajar.
  4. Mempunyai moral dan integritas yang tinggi.
  5. Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara
    Pasal 2

Secara umum tugas seorang dosen meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni:

  1. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan wewenang jenjang Jabatan akademiknya.
  2. Melaksanakan kegiatan penelitian dalam rangka pendidikan dan pengajaran atau dalam kegiatan  pengembangan ilmu sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya.
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan pengajaran atau dalam kegiatan lain yang menunjang pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya.

BAB II
HAK DAN KEWAJIBAN

Tenaga akademik mempunyai hak :

  1. Melakukan kegiatan akademik sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara bebas dan bertanggungjawab dengan mengingat norma-norma kemanusiaan, martabat ilmuwan,fasilitas yang tersedia dan peraturan yang berlaku.
  2. Menyumbang karya ilmiah dan prestasi kerja sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
  3. Memperoleh perlakuan yang adil sesuai dengan prodesinya.
  4. Memperoleh penghargaan untuk mendorong dan meningkatkan prestasi serta untuk memupuk kesetiaan terhadap STIT Al-Kifayah Riau STIT AL-Kifayah Riau kepada warga atau unsure organisasi yang telah menunjukkan kesetiaan, prestasi, atau telah berjasa terhadap STIT Al-Kifayah Riau.

Pasal 4

Setiap dosen STIT Al-Kifayah Riau wajib :

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta taat kepada negara dan pemerintah Indonesia berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945.
  2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, serta kewiba waan dan nama baik STIT AL-Kifayah Riau.
  3. Mengutamakan kepentingan STIT AL-Kifayah Riau dan masyarakat dari pada kepentingan pribadi atau golongan.
  4. Berpikir, bersikap, dan berperilaku sebagai anggota masyrakat ilmiah, luhur budi, jujur, bersemangat, bertanggung jawab dan menghindari perbuatan tercela, antara lain perbuatan plagiat.
  5. Bersikap terbuka dan menjunjung tinggi kejujuran akademik serta menjalankan tugas profesi dengan sebaik-baiknya.
  6. Berdisiplin, bersikap rendah hati, peka, teliti, hati-hati, dan menghargai pendapat orang lain.
  7. Memegang teguh rahasia negara dan rahasia jabatan serta tidak menyalah gunakan jabatan.
  8. Menolak dan tidak menerima sesuatu pemberian yang nyata dike tahui dan patut diduga secara langsung atau tidak langsung berhubungan secara tidak sah dengan profesinya.
  9. Memperhatikan batas kewenangan dan tanggung jawab ilmiah dalam menggunakan kebebasan mimbar akademik serta tidak melangkahi wewenang keahlian atau keahlian teman sejawatnya.
  10. Menghormati sesama dosen maupun pegawai dan berusaha melurus kan perbuatan tercela dari teman sejawat.
  11. Membimbing dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  12. Membimbing dan mendidik mahasiswa ke arah pembentukan kepri badian insan terpelajar yang mandiri dan bertanggung jawab.
  13. Bersikap dan bertindak adil terhadap mahasiswa.
  14. Menjaga/memelihara kehormatan dan kesehatan dirinya.
  15. Mengikuti, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian sesuai dengan bidangnya.
  16. Mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di STIT Al-Kifayah Riau.

BAB III
TATA KRAMA PERGAULAN DAN TANGGUNG JAWAB
Pasal 5

Tata karma pergaulan di dalam lingkungan kampus STIT Al-Kifayah Riau didasarkan atas azas-azas kekeluargaan serta menjujung tinggi keselarasan dan keseimbangan sesuai dengan pandangan hidup Pancasila.

Pasal 6

Keluarga Besar STIT Al-Kifayah Riau mempunyai tanggungjawab untuk menjaga nama baik Almamater serta menyadari bahwa Perguruan Tinggi harus benar-benar merupakan masyarakat ilmiah yang akan berkembang terus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga untuk itu suasana yang kondusif demi terselenggaranya proses belajar mengajar secara luas merupakantanggung jawab bersama.

BAB IV
PELANGGARAN
Pasal 7

Pelanggaran oleh dosen dapat berbentuk:

  1. Bersikap dan bertindak yang dapat merongrong, menjatuhkan nama baik Almamater /Keluarga Besar Kampus STIT Al-Kifayah Riau
  2. Merongrong kewibawaan pejabat dilingkungan STIT Al-Kifayah Riau dalam menjalankan tugas dan jabatan.
  3. Bertindak menyalahgunakan dan melampaui wewenang yang ada padanya.
  4. Bertindak sewenang-wenang dan tidak adil baik terhadap bawahannya maupun sesame pejabat.
  5. Membocorkan rahasia jabatan dan atau rahasia Negara
  6. Membocorkan soal dan atau kunci jawabannya
  7. Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun di dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan pribadi atau golongan;
  8. Melawan dan meolak tugas dari atasan.
  9. Menghalangi, mempersulit peneyelengaraan kegiatan akademi dan non akademik yang telah ditetapkan Kampus STIT Al-Kifayah Riau
  10. Mencampuri urusan administrasi pendidikan dan lain-lain tanpa wewenang sah dari Universitas/Fakultas.
  11. Melakukan pengotoran/pengrusakan, berbuat curang serta memalsukan surat / dokumen yang sah seperti nilai, ijazah maupun sertifikat dan dokument lain.
  12. Melakukan tindakan kesusilaan baik dalam sikap, perkataan, tulisan maupun gambar.
  13. Menyalahgunakan nama, lambang, tanda STIT Al-Kifayah Riau
  14. Menggunakan secara tidak sah ruangan, bangunan, maupun sarana lain milik STIT Al-Kifayah Riau tanpa izin.
  15. Memeras, berjudi,membawa,menyalahgunakan obat-obat terlarang di lingkungan Kampus STIT AL-Kifayah Riau
  16. Menyebarkan tulisan-tulisan dan faham-faham yang terlarang oleh Pemerintah.
  17. Mengadu domba dan menghasut antar civitas akademika STIT Al-Kifayah Riau
  18. Melakukan plagiat dalam karya ilmiah.
  19. Dan lain-lain yang dilarang oleh peraturan dan perundangundangan yang berlaku.

BAB V
Sanksi Terhadap Dosen

Setiap dosen STIT Al-Kifayah Riau yang melanggar kode etik, disiplin, tata tertib, dan peraturan yang berlaku dikenai sanksi. Sanksi yang dikenakan kepada dosen dapat berupa :

  1. Teguran lisan
  2. Teguran tertulis
  3. Peringatan keras
  4. Penundaan kenaikkan gaji berkala
  5. Penundaan kenaikan pangkat
  6. Penundaan pangkat
  7. Pembebasan tugas
  8. Pemberhentian

BAB VI
PANITIA PERTIMBANGAN PELANGGARAN
TATA TERTIB (PANTIB)
Pasal 9

  1. Keluarga Besar Kampus STIT Al-Kifayah Riau yang melakukan pelanggaran seperti tercantum dalam pasal 7 sebagaimana tercantum di atas akan diproses oleh Panitia Pertimbangan pelanggaran Tata Tertib (PANTIB) yang dibentuk dengan Surat Keputusan Ketua. Keanggotaan PANTIB terdiri dari tenaga akademik yang diangkat oleh Ketua atas usul : ketua Prodi, untuk masa jabatan 2 (dua)tahun.
  2. PANTIB menyampaikan hasil pemeriksaan pelanggaran tata tertib ini kepada ketua, dan keputusan terakhir di tangan .

BAB VII
KETENTUAN TAMBAHAN
Pasal 10

Keluarga Besar Kampus STIT Al-Kifayah Riau yang melakukan pelanggaran seperti tersebut pada pasal 14 diberikan hak untuk membela diri di hadapan Ketua, baik lisan maupun tertulis sebelum Ketua memberikan keputusan akhir.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 11

  1. Tata tertib ini berlaku juga bagi:
  1. Tenaga akademik tidak tetap/honorer.
  2. Tenaga penunjang akademik, yakni tenaga laboran, perpustakaan, teknisi dan administrasi baik tetap dan honorer.

      2. Tata tertib ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan segala sesuatunya akan diubah              bila ternyata di kemudian hari terdapat kesalahan.

BAB IV
ETIKA DOSEN

  1. Etika Dosen dalam Berpakaian
  1. Pakaian dosen harus disesuaikan dengan peran yang disandang oleh dosen pada waktu pakaian tersebut dikenakan.
  2. Pakaian formal bagi dosen pria yang mencerminkan citra muslim adalah celena panjang dan kemeja dengan sepatu formal ditambah peci hitam atau putih.
  3. Pakaian formal bagi dosen wanita yang mencerminkan citra muslimah adalah bergamis dan jilbab dalam dengan sepatu formal.
  4. Pakaian dosen harus senantiasa dijaga kebersihan dan kerapian nya selama dosen yang bersangkutan menjalankan tugas. Dosen harus senantiasa menjaga personal hygiene untuk menghindarkan dirinya menimbulkan bau tubuh yang dapat menggangu suasana kerja di kantor.

    B. Etika dalam Memenuhi Komitmen Waktu

  1. Memiliki komitmen tinggi terhadap waktu.
  2. Memulai tatap muka di kelas pada minggu pertama setiap semester dan mengakhiri tatap muka di kelas pada minggu terakhir setiap semester, sesuai dengan kalender akademik yang ditetapkan STIT Al-Kifayah Riau.
  3. Memulai dan mengakhiri tatap muka di kelas tepat waktu.
  4. Memenuhi komitmen waktu yang telah dijanjikan kepada mahasiswa, baik dalam memberikan pelayan di luar acara tatap muka di kelas maupun dalam pembimbingan skripsi.
  5. Menyediakan waktu diskusi di luar jam kuliah untuk membicarakan bahan pelajaran antara 2-4 jam per minggu.
  6. Menghargai mahasiswa dengan memberitahukan di muka pembatalan komitmen waktu tatap muka di kelas atau komitmen waktu yang telah dijanjikan kepada mahasiswa, baik dalam memberikan pelayanan di luar acara tatap muka di kelas maupun dalam pembimbingan skripsi.

    C. Etika Dosen dalam Pelaksanaan Tugas Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dosen STIT           Al-Kifayah Riau:

  1. Sapaan yang digunakan (dalam perannya sebagai dosen) kepada mahasiswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas adalah "Sahib/Sahibah".
  2. Memperlakukan mahasiswa sebagai manusia dewasa. Dosen STIT Al-Kifayah Riau memperlakukan mahasiswa secara sama, tanpa memandang status sosial, agama, ras mahasiswa.
  3. Berkewajiban untuk merencanakan materi kuliah dan penugasan kepada mahasiswa serta aturan bagi mahasiswa yang mengikuti kuliahnya sebelum kuliah semester tertentu di mulai. Perencanaan tersebut dituangkan ke dalam silabus rinci yang dibagi kan kepada mahasiswa pada saat tatap muka di minggu pertama semester tertentu.
  4. Mentaati cara pengajaran di STIT AL-Kifayah Riau yang ditetapkan dalam satu semester yaitu untuk tatap muka atau tutorial antara 12-14 kali, diskusi yang dijadwalkan oleh dosen pembimbing antara 2-4 kali, penugasan dosen antara 5-6 kali, penyajian lisan oleh mahasiswa sebanyak 1-3 kali, pemanfaatan komputer antara 1-6 kali dan kuliah lapangan atau praktikum sebanyak 8-12 kali.
  5. Tidak merokok pada saat tatap muka dalam ruang kelas maupun dalam ruang kantor. Dosen STIT Al-Kifayah Riau perokok dapat merokok hanya di tempat telah disediakan, diatur dan ditentukan oleh STIT Al-Kifayah Riau.
  6. Terbuka untuk menerima pertanyaan mengenai pelajaran yang diasuhnya dan bersedia menolong bagi mahasiswa yang mengajukan pertanyaan di kelas maupun di tempat lain.
  7. Terbuka terhadap perbedaan pendapat dengan mahasiswa, mengingat ilmu pengetahuan senantiasa berubah dan berkembang.
  8.  Menyediakan waktu konsultasi bagi mahasiswa di luar waktu tatap muka terjadwal di kelas. Di luar waktu yang telah disediakan, pertemuan antara dosen dengan mahasiswa dilaksanakan terlebih dahulu dengan pembuatan janji.
  9. Senantiasa melakukan updating materi kuliah dan sumber acuan yang dipakai dalam pemberian kuliah di kelas, untuk menyesuaikan tuntutan dunia bisnis yang senantiasa berubah dan berkembang.
  10. Berintegritas tinggi dalam mengevaluasi hasil pekerjaan ujian dan bentuk penugasan lain dalam memenuhi komitmen seperti yang telah disusun dalam silabus
  11. Cara evaluasi yang ditetapkan oleh dosen STIT AL-Kifayah Riau dalam satu semester adalah ujian antara 1-2 kali, ujian lisan antara 1-2 kali, penulisan makalah 1-2 kali penyajian makalah antara 1-3 kali.
  12. Berkewajiban membuat soal ujian dan memberikan soal ujian kepada panitia ujian sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.
  13. Wajib menyerahkan nilai ujian dan memasukkan nilai ujian ke bagian Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan.
  14. Merupakan panutan bagi mahasiswa sebagai figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, lingkungan, dan kesehatan.
  15. Senantiasa berusaha meningkatkan mutu pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat sebagai perwujudan tanggungjawabnya untuk membawa generasi muda memasuki peradaban yang lebih maju di masa yang akan datang.

KODE ETIK, PENGHARGAAN

Setiap dosen STIT Al-Kifayah Riau wajib :

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta taat kepada negara dan pemerintah Indonesia berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945.
  2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, serta kewiba waan dan nama baik STIT AL-Kifayah Riau.
  3. Mengutamakan kepentingan STIT AL-Kifayah Riau dan masyarakat dari pada kepentingan pribadi atau golongan.
  4. Berpikir, bersikap, dan berperilaku sebagai anggota masyrakat ilmiah, luhur budi, jujur, bersemangat, bertanggung jawab dan menghindari perbuatan tercela, antara lain perbuatan plagiat.
  5. Bersikap terbuka dan menjunjung tinggi kejujuran akademik serta menjalankan tugas profesi dengan sebaik-baiknya.
  6. Berdisiplin, bersikap rendah hati, peka, teliti, hati-hati, dan menghargai pendapat orang lain.
  7. Memegang teguh rahasia negara dan rahasia jabatan serta tidak menyalah gunakan jabatan.
  8. Menolak dan tidak menerima sesuatu pemberian yang nyata dike tahui dan patut diduga secara langsung atau tidak langsung berhubungan secara tidak sah dengan profesinya.
  9. Memperhatikan batas kewenangan dan tanggung jawab ilmiah
  10. Dalam menggunakan kebebasan mimbar akademik serta tidak melangkahi wewenang keahlian atau keahlian teman sejawatnya.
  11. Menghormati sesama dosen maupun pegawai dan berusaha meluruskan perbuatan tercela dari teman sejawat.
  12. Membimbing dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  13. Membimbing dan mendidik mahasiswa ke arah pembentukan kepribadian insan terpelajar yang mandiri dan bertanggung jawab.
  14. Bersikap dan bertindak adil terhadap mahasiswa
  15. Menjaga/memelihara kehormatan dan kesehatan dirinya.
  16. Mengikuti, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian sesuai dengan bidangnya.
  17. Mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di STIT Al-Kifayah Riau

Penghargaan Terhadap Dosen

  1. Untuk mendorong dan meningkatkan prestasi serta untuk memupuk kesetiaan terhadap STIT Al-Kifayah Riau kepada warga atau unsur organisasi yang telah menunjukkan kesetiaan, prestasi, atau telah berjasa terhadap STIT Al-Kifayah Riau a dapat diberikan penghargaan oleh pimpinan.
  2. Penghargaan yang diberikan disesuaikan dengan prestasi, kesetiaan, atau jasa yang disumbangkan.
  3. Penghargaan yang dimaksud dalam butir (1) dan (2) dapat berupa piagam, lencana, uang, benda, atau kenaikan pangkat istimewa.

BAB V
P E N U T U P
Pasal 8

  1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Kode Etik ini akan diatur dengan Keputusan tersendiri;
  2. Kode Etik ini dibuat untuk dapat dilaksanakan oleh seluruh Dosen di lingkungan STIT AL-Kifayah Riau;
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

                                                                       

                                                             Ditetapkan di: Pekanbaru
                                                                   Pada tanggal: 1 Januari 2018
                                                                 Ketua STIT Al-Kifayah Riau

 

                                                             ZALISMAN, M.Pd.I

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Kode Etik Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau yang dimaksud dengan:

  1. STIT AL-Kifayah Riau adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam bidang akuntansi;
  2. Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Ketua adalah penanggungjawab utama dan pengambil keputusan tertinggi di STIT AL-Kifayah Riau;
  4. Kode Etik adalah pedoman tertulis yang menjadi pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak bagi Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau dalam melakukan aktivitas yang menuntut tanggung jawab profesi dalam di lingkungan STIT AL-Kifayah Riau untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi;
  5. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan pada perguruan tinggi dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi;
  6. Tenaga Kependidikan adalah pegawai yang membantu pelayanan administrasi akademik dan non-akademik kepada Dosen.
  7.  Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di STIT AL-Kifayah Riau.

BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2

Penyusunan dan pelaksanaan Kode Etik Mahasiswa dimaksudkan sebagai pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak bagi Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut tanggung jawab profesi dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, berorganisasi dan berintegrasi di lingkungan STIT AL-Kifayah Riau..

Pasal 3

Penyusunan dan pelaksanaan Kode Etik Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau bertujuan untuk:

  1. Membentuk Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau yang berakhlak mulia, bertaqwa, berilmu, berbudi luhur, teruji, disiplin, dan dicintai oleh masyarakat;
  2. Menciptakan suasana akademik yang kondusif untuk memperlancar pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran STIT AL-Kifayah Riau;
  3. Meningkatkan profesionalisme Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau;
  4. Mengangkat harkat dan martabat Mahasiswa STIT AL-Kifayah Riau;
  5. Meningkatkan kompetensi lulusan STIT AL-Kifayah Riau.

BAB III
KEWAJIBAN MAHASISWA TERHADAP DIRI SENDIRI
Pasal 4

Setiap Mahasiswa wajib mengembangkan perilaku etika yang mengacu kepada sikap dasar
sebagai berikut:

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Negara Indonesia Tahun 1945;
  3. Mentaati semua peraturan dan perundangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas;
  4. Mengembangkan pemikiran secara kreatif dan inovatif dalam rangka peningkatan kualitas;
  5. Mewujudkan pola hidup yang serasi, selaras, dan harmonis dengan masyarakat;
  6. Memiliki moralitas yang tinggi;
  7. Menghormati hak asasi manusia;
  8. Menghormati sesama warga STIT AL-Kifayah Riau tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status sosial;
  9. Menjaga hubungan baik antar sesama Mahasiswa, dengan Dosen, Tenaga Kependidikan, dan pimpinan di STIT AL-Kifayah Riau;
  10. Menegakkan disiplin dan kejujuran dalam melaksanakan tugas;
  11. Memberikan tauladan dalam pergaulan di dalam dan di luar kampus.

BAB IV
KEWAJIBAN MAHASISWA TERHADAP AA YKPN
Pasal 5

Setiap Mahasiswa wajib mengembangkan perilaku etika yang mengacu kepada sikap loyal
terhadap STIT AL-Kifayah Riau sebagai berikut:

  1. Mahasiswa wajib menjunjung tinggi visi, misi, tujuan, dan sasaran STIT AL-Kifayah Riau.
  2. Mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku di A STIT AL-Kifayah Riau;
  3. Menjaga dan meningkatkan nama baik STIT AL-Kifayah Riau;
  4. Menghindarkan diri dari penyalahgunaan institusi STIT AL-Kifayah Riau untuk kepentingan pribadi;
  5. Mengutamakan kepentingan STIT AL-Kifayah Riau di atas kepentingan pribadi;
  6. Menjaga informasi tentang STIT AL-Kifayah Riau yang bersifat rahasia;
  7. Memegang teguh sopan santun dalam bergaul dengan Dosen, Tenaga Kependidikan, dan sesama Mahasiswa;
  8. Berbusana rapi dan sopan: memakai pakaian yang rapi, bersepatu, tidak memakai baju tanpa lengan dan atau krah, tidak berpakaian ketat dan rok mini bagi mahasiswa perempuan, tidak berpakaian dengan menggunakan bahan yang tembus pandang/transparan. Memakai jilbab dalam dan diutamakan memakai baju gamis.
  9. Berpenampilan dan menggunakan tata rias yang sopan;
  10. Tidak merokok di lingkungan kampus;
  11. Menjaga ketertiban, keamanan, ketenangan, kebersihan, dan keindahan kampus.

BAB V
ETIKA MAHASISWA
Pasal 6

  1. Dalam pelaksanaan tugas akademi dan bersikap dalam kehidupan sehari-hari, setiap Mahasiswa wajib berpedoman pada standar etika bermasyarakat, etika terhadap Dosen, etika sesama Mahasiswa, dan etika terhadap Tenaga Kependidikan.
  2. Etika dalam bermasyarakat, meliputi:
    a. Menghormati setiap warga negara tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status            sosial;
    b. Mewujudkan pola hidup sederhana;
    c. Memberikan pelayanan dengan empati, hormat dan santun, tanpa pamrih dan tanpa unsur paksaan;
    d. Memberikan pelayanan secara cepat, tepat, terbuka, dan adil serta tidak diskriminatif;
    e. Tanggap terhadap keadaan lingkungan masyarakat.
  3. Etika terhadap Dosen, meliputi:
    a. Menghormati semua Dosen tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status sosial;
    b. Memelihara rasa persatuan dan kesatuan;
    c. Menghargai perbedaan pendapat;
    d. Menjaga dan menjalin kerja sama yang kooperatif dengan Dosen;
    e. Meminta pelayanan dengan sopan dan sabar.
  4. Etika terhadap Tenaga Kependidikan, meliputi:
    a. Menghormati semua Tenaga Kependidikan tanpa membedakan ras, dan status sosial;
    b. Memelihara rasa persatuan dan kesatuan;
    c. Menghargai perbedaan pendapat;
    d. Menjaga dan menjalin kerja sama yang kooperatif dengan Tenaga Kependidikan;
    e. Meminta pelayanan dengan sopan dan sabar.
  5.  Etika terhadap sesama Mahasiswa, meliputi:
    a. Menghormati sesama Mahasiswa tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, dan status            sosial;
    b. Tidak memanfaatkan mahasiswa lain untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan;
    c. Jujur dan terbuka serta tidak memberikan informasi yang tidak benar kepada sesama Mahasiswa;
    d. Bertindak dengan penuh kesungguhan dan ketulusan;
    e. Menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan;
    f. Berinisiatif untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan;
    g. Selalu berusaha untuk menjadi teladan bagi mahasiswa lain.

BAB VI
S A N K S I
Pasal 7

  1. Jenis-jenis sanksi yang dapat dijatuhkan adalah sebagai berikut
    a. Peringatan;
    b. Pembatalan atau pengurangan mata kuliah yang diambil;
    c. Penurunan nilai atau tidak diberikan nilai untuk mata kuliah yang diambil;
    d. Skorsing kegiatan akademik;
    e. Diberhentikan sebagai Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau.
  2. Pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi adalah
    a. Ketua STIT AL-Kifayah Riau
    b. Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar
  3. Dasar penjatuhan sanksi oleh Ketua STIT Al-Kifayah Riau adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP);
  4. Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan dan menjadi kewenangan ketua STIT AL-Kifayah Riau disesuaikan dengan pelanggaran Kode Etik yang tercantum dalam BAP;
  5. Sanksi yang dijatuhkan oleh pihak berwenang dituangkan dalam Surat Keputusan ketua STIT AL-Kifayah Riau.

BAB VII
P E N U T U P
Pasal 8

  1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Kode Etik ini akan diatur dengan Keputusan tersendiri;
  2. Kode Etik ini dibuat untuk dapat dilaksanakan oleh seluruh Mahasiswa di lingkungan STIT AL-Kifayah Riau;
  3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

                                                                      Ditetapkan di: Pekanbaru
                                                                             Pada tanggal: 1 Januari 2018
                                                                           Ketua STIT AL-Kifayah Riau

 

                                                                       ZALISMAN, M.Pd.I

× Chat with us