Dr. H. Muhammad Syaifuddin, S.Ag., M.Ag Mengisi Kuliah Umum, 400 Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau sangat Antusias

Kuliah umum merupakan suatu program yang selalu dilaksanaan di berbagai kampus, tidak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau. Kampus ini juga secara rutin melaksanakan kuliah umum agar mahasiswa mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan terjalinnya silaturahim antar dosen dan mahasiswa. Pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 tepatnya pada 06 Januari 2019 bertempat di STIT Al-Kifayah Riau jalan Taman Sari, kampus ini melaksanakan kuliah umum dengan tema “Pentingnya Berpartisipasi dalam Perguruan Tinggi untuk Menghadapi Peluang dan Tantangan Era Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan, pihak yayasan, perguruan tinggi, para dosen, dan seluruh mahasiswa.

Narasumber kuliah umum kali ini yaitu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SUSKA Riau Dr. H. Muhammad Syaifuddin, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa “Pertama: Mahasiswa sebagai agent of change dituntut untuk memiliki survive yakni persiapan skill (keahlian). Kedua: Mahasiswa sebagai aset masa depan, perlu meningkatkan motivasi dalam menuntut ilmu agar mampu menyesuaikan diri (self adjusment) terhadap perubahan zaman. Ketiga: Pentingnya mahasiswa memiliki kompetensi, sehingga mampu bersaing dalam menghadapi peluang dan tantangan era revolusi industri 4.0”. Ungkapnya.

Selanjutnya beliau juga mengungkapkan “Terkait dengan dosen, ada tiga tugas utama, yaitu Writer (penulis), Teacher (pendidik), Speaker (pembicara) atau disingkat WTS. Ketiga point inilah tugas utama yang mesti dilakukan oleh seseorang yang berprofesi sebagai dosen maupun guru”.

Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau, Ririn Novelina mengungkapkan “Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, para dosen dan 400 mahasiswa yang sangat antusias. Semoga kegiatan dan ilmu yang sangat bermanfaat ini  segera direalisasikan dalam kehidupan”. Mengamati hal ini, Ketua STIT Al-Kifayah Riau, Zalisman, M.Pd.I optimis melihat percepatan perkembangan STIT Al-Kifayah, “Insyaa Allah kampus ini akan menjadi kampus besar di Riau khususnya. Mampu bersaing di Indonesia bahkan Asia”. Ungkapnya.

“Percepatan perkembangan kampus ini tidak luput dari perjuangan dan pengorbanan serta kekompakan seluruh pihak-pihak yang terkait, mulai dari pembina yayasan, pengelola, dosen, karyawan dan mahasiswa. Kemudian dukungan juga didapatkan dari kementerian Agama, pihak Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, lembaga-lembaga lain serta para mitra dan masyarakat. Atas dukungan mereka kami ucapkan terimakasih dan kami juga berharap agar hubungan ini terus mengalir untuk percepatan pengembangan Al-Kifayah di masa yang akan datang”. Ungkap pembina STIT Al-Kifayah Riau Dr. Yundri Akhyar, M.A. (Pen, Fitriana).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
× Chat with us