Profil

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau adalah merupakan perguruan tinggi swasta berbasis Islami berada di Negeri Melayu Pekanbaru Riau. Kampus ini tergolong perguruan tinggi baru namun cepat dikenali masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan besarnya jumlah mahasiswa yang bergabung di kampus ini sejak keluarnya izin operosional pada bulan maret 2017 sudah mencapai lebih 397 mahasiswa. Hal ini tentu sangat mengagum bagi kampus baru. Namun sebagai pengelola tidak boleh lengah, sebab seiring dengan peningkatan kuantitas tentu mesti terus melakukan inovasi dalam peningkatan kualitas agar bisa bersaing dengan kampus lain baik negeri maupun swasta.

Dalam rangka percepatan, pihak pengelola juga terus memperhatikan dan menindaklanjuti berbagai program-program strategis yang mesti direalisasikan dalam jangka pendek, menengah dan panjang untuk mewujudkan visi dan misi perguruan tinggi ini. Oleh karena itu, kampus ini terus melakukan supervisi terhadap tenaga pendidikan, tenaga kependidikan serta melengkapi sarana dan prasarana pendidikan sehingga dalam pengajaran dan administrasi selalu ada perbaikan sesuai yang harapkan.

Untuk percepatan pengelolaan, kampus ini mulai memanfaatkan teknologi atau yang disebut dengan Information and Communication Technologies (ICT) . Dengan demikian, kampus ini akan dirancangkan untuk tidak dikelola secara manual dan tradisional tetapi dikelola berbasis teknologi digital agar manajemen proses yang dijalankan lebih efektif dan efesien. Kehadiran website ini merupakan langkah awal bagi pihak kampus untuk mewujudkan ICT tersebut di atas. Website kampus memiliki banyak manfaat yang bisa diambil diantaranya; Pertama, meningkatkan mutu pengelola, dosen, mahasiswa dan perangkat kampus lainnya. Kedua, sarana pembelajaran Online seperti E Learning. Ketiga, mengurangi efek negatif dari penggunaan internet dengan memperbanyak modul pendidikan. Keempat, Sebagai wadah promosi karena informasi programnya bisa dilihat kapan dan di mana saja. Kelima, membuka Penerima Mahasiswa Baru (PMB) sehingga calon mahasiswa yang dari luar kota bisa mendaftar melalui internet. Keenam, bisa meningkatkan kredibilitas kampus di mata masyarakat. Ketujuh, sebagai sarana bagi dosen untuk mengupload materi bagi mahasiswanya. Perlu diketahui bahwa website kampus ini merupakan media yang luas dan akan selalu berkembang dari tahun ke tahun.

Sesuai dengan motto kampus “Unggul dan Berkarakter Islam.”, ke depan diharapkan kampus ini menjadi orientasi para pecinta ilmu bagi mayarakat Indonesia dan asia tenggara, sehingga jangkauan peminat tidak hanya masyarakat Riau tetapi lebih dari itu. Oleh karena itu, kampus ini secara gradual akan dipersiapkan menjadi institute bahkan universitas Islam sehingga varian fakultas dan prodi lebih banyak serta bisa memenuhi hajat masyarakat luas. Hal ini tentu memerlukan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit dan perlu pengorbanan, kerja keras dari pengelola dan yayasan serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkannya. Namun pengelola tetap optimistis (tafa`ul) hal tersebut bisa terwujud dengan izin Allah SWT. Kun fayakun, kehendak Allah Maha Dahsyat untuk mewujudkan sesuatu. Semoga.

 

                                                                                                        Ketua STIT Al-Kifayah Riau

 

                                                                                                                 Maspuri, M.Pd

Assalamu Álaikum, Wr.Wb

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau berada di bawah naungan yayasan KIFAYATUL AKHYAR dengan SK Menkumham Nomor: AHU-3210.AH.01.04. Tahun 2014. Kifayatul Akhyar diambil dari nama kitab fiqih karya Taqiyyuddin Abu Bakr bin Muhammad Al-Hishni yang artinya Ketercukupan bagi orang-orang baik. Nama ini ada kesamaan dengan nama pendiri yakni Dr. Yundri Akhyar, MA. beliau mendirikan Yayasan ini bersama istri tercintanya, Eli Sutrawati, S.Pd. Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan Islam yang didirikan bulan April 2014. Pendirian ini merupakan hasil inisiatif pendiri yang ingin menjadikan lembaga ini sebagai wadah untuk penanamkan pendidikan Islam pada generasi Islam.

Sebelum berdirinya Yayasan sebagai payung hukum bagi unit-unit lembaga, terlebih dahulu pendiri mendirikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Yang bertempat di rumah pribadi pendiri, kemudian berpindah ke masjid di sekitar komplek perumahan yaitu Masjid Al-Jauhar, karena masjid ini dalam proses pembangunan jadi suasana belajar santri jadi terganggu dan kurang efektif maka pindah lagi ke rumah pribadi pendiri yaitu perum. Mutiara Garuda Sakti blok H 15. MDTA ini mulai berdiri pada tahun 2012 yang diberi nama MDTA BAHASA ARAB diberi nama Bahasa Arab, karena pendiri ingin menanamkan kemampuan bahasa arab dasar kepada generasi muda. Setelah pendiri melakukan monitoring di beberapa MDTA yang ada di Pekanbaru, ia melihat santri sangat minim sekali yang mengerti dan mampu bahasa Arab dasar, dengan alasan itu pendiri berniat untuk mendirikan MDTA yang akan memperkuat Bahasa Arab di samping pelajaran lain. Setelah dua tahun MDTA ini berjalan kemudian pendiri mulai mendirikan sekolah dasar yang diberi nama MI AL-ALIKIFAYAH kemudian MDTA dan TPQ nya ikut berganti nama yaitu MDTA AL-KIFAYAH dan TPQ AL-KIFAYAH untuk penyesuaian dengan nama yayasan Kifayatul Akhyar.

Pada tahun 2015, sesuai dengan tingginya animo masyarakat yang ingin pendalaman pendidikan Islam pada anak-anak mereka, Perguruan Al-Kifayah mendirikan pula tingkat MTs/SMP Terpadu dengan kurikulum pesantren, madrasah dan umum. Di kelas ini, santri diajarkan kitab-kitab Arab gundul, selain kurikulum madrasah dan umum. Dengan kurikulum terpadu antara pesantren, madrasah dan umum yang diterapkan oleh perguruan Al-Kifayah dengan harapan lembaga ini lebih unggul dari madrasah dan sekolah lain. Terlebih lagi lembaga ini menarapkan Fullday School. Dengan demikian, waktu santri lebih maksimal berada di lembaga daripada di rumah masing-masing sehingga pengaruh lingkungan yang negatif bisa terhindarkan.

Sesuai pula dengan fokus dalam pengembangan pendidikan Islam di Riau, pada tahun 2017 Yayasan Kifayatul Akhyar telah mendirikan perguruan tinggi yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau. Sesuai dengan namanya الكِفَايَة Al-Kifayah (artinya: Ketercukupan) berasal dari كِفَايَةُ اْلأخْيَار, kemudian kata اْلأخْيَار dihilangkan dan digantikan dengan ال, alif lam pada awal kata الكِفَايَة al-kifayah. Artinya tetap ketercukupan, tetapi maksudnya ketercukupan bagi orang-orang baik. Adapun nuansa optimistis yang terkandung dalam kata ini adalah semoga pembiayaan yang ditanggung oleh kampus ini termasuk gaji dosen, pegawai, dan operasional semua cukup. kemudian semua orang yang tergabung di kampus adalah orang-orang baik.

Pendirian kampus ini diawali 2 (dua) prodi; Pendidikan Guru Madrasah Ibdidaiyah (PGMI) strata 1 dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Strata 1. Pengurusan izin perguruan tinggi ini telah dimulai dari 2016 dan keluar izin pada tanggal 23 Maret 2017. Dan akan menyusul prodi-prodi berikutnya.

Dari segi kecepatan izin, kampus ini izinnya yang tercepat se-Indonesia, sebab satu tahun menunggu, izin pun keluar sedangkan kampus lain ada yang empat, lima, bahkan sampai sembilan tahun menunggu. Dari segi perkembangan mahasiswa, kampus ini juga tercepat, karena tahun pertama buka sudah mencapai 204 orang mahasiswa sehingga pada tahun kedua mahasiswa telah mencapai sebanyak 397. Untuk kemudahan akses mahasiswa dalam mengikuti kuliah, kampus ini berada di dua lokasi, 1). Jl. Uka Perum. Mutiara Kecamatan Tampan Pekanbaru, 2). Jl. Tamansari Tangkerang Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Motto: Unggul dan Berkarakter Islam.

Sungguh banyak tenaga dan pengorbanan yang telah tercurahkan oleh para pendiri dan pejuang awal pendirian perguruan tinggi ini. Maka selayaknya dalam sejarah ini akan disebutkan nama-nama mereka agar generasi berikutnya bisa mengingat dan menghargai mereka. Adapun nama-nama pendiri adalah sebagai berikut: 1. Dr. Yundri Akhyar, MA, Maspuri, M.Pd. 3. Wandi Syahputra, M.Pd. 4. Mukhyar Buchari, MA. 5. Deni Jaya Saputra, S.Sos MH.

Sedangkan nama-nama pejuang periode awal adalah: 1. Zalisman, M.Pd 2. Nurhayati, M.Pd 3. Evi Rahayu, M.Pd 4. Nofita Tryana,M.Pd 5. Ayu Purnama Sari, M.Pd 6. Inmar Yanto, M.Pd 7. H. Zaitun Abidin, M.Pd 8. Miftahurrahman, MA, 9. Aidillah Suja, M.Pd. 10. Fajar Alam Hamzah, M.Pd 11. Boharuddin, M.Pd 12. Connaidi, M.Pd.I. 13. Elvi Susanti, M.Pd. 14. Eli Sutrawati, S.Pd. 15. Taufik Akbar, S.Pd 16. Pendrianto, S.Pd. 17. Rosi Susanti, S.Sy S.Pd. Keterlibatan mereka bukan ketika kampus sudah berdiri tetapi mulai proses persiapan pendirian, visitasi hingga keluarnya izin operasional. Pejuang-pejuang tersebut akan disusul oleh para pejuang berikutnya yang tidak kalah semangat dari pejuang awal. Setiap perjuangan mereka tanam tidak akan sia-sia, ia akan terus memberikan manfaat untuk ummat dan akan mendatangkan kebaikan bagi pejuang itu sendiri. Oleh karena kampus ini sangat membutuhkan tambahan keterlibatan dari para pejuang-pejuang baru yang punya keinginan, kesungguhan dan ketulusan dalam mengembangkan kampus.

Perlu diketahui bahwa kampus ini merupakan kampus kebersamaan, sebagaimana slogan yang selalu didengungkan sejak awal, berlaku hukum tabur tuai artinya siapa yang menanam ia akan menuai (mai yazra`u yahshudu). Maksudnya siapa yang bersungguh-sungguh berjuang untuk kemajuan kampus ini, baik dari generasi awal maupun generasi berikutnya, maka ia punya tempat istimewa di lembaga ini. Perjuangannya akan terus dihargai sebagaimana layatnya orang yang telah berjuang, karena orang yang berkorban ia yang mengerti kondisi dan setuasi lembaga. Pengorbanan baik dari moril dan materil dari para pejuang diharapkan berkelanjutan agar kampus ini tetap kuat dan semakin maju di masa-masa mendatang. Insyaa Allah.

  • Visi
    Terwujudnya Sekolah Tinggi Islam Yang Unggul Dalam Mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Serta Mencetak Generasi Yang Berkarater Islami pada Tahun 2027.
  • Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang integratif dalam ilmu-ilmu Tarbiyah secara profesional untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan memiliki pribadi yang berkarakter islami.
  2. Menyelenggarakan penelitian dan pengkajian sebagai upaya mengembangkan ilmu pengerahuan, teknologi, dan seni dengan mengedapankan nilai-nilai islami.
  3. Meyenyelenggarakan pengabdian masyarakat sebagai upaya aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang berintegrasi pada nilai-nilai islami.
  4. Menyelenggarakan manajemen modern perguruan tinggi yang berorientasi pada kualitas, transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas.

STIT Al-Kifayah Riau memiliki lambang sebagaimana terlukis dibawah ini:

Makna Lambang STIT Al-Kifayah Riau adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk lambang bergelombang bermakna Riau dalam sejarah adalah pernah menjadi pusat perdadangan dengan menonjolkan trasnportasi lautnya.
  2. Kitab Al-Quran yang terbuka melambangkan dasar keilmuan Islam;
  3. Penunjuk yang berposisi tegak melambangkan wadah untuk mengkaji ilmu pengetahuan
  4. Rehal tempat meletakkan Al-Quran yang bercorakkan Melayu melambangkan bahwa STIT Al-Kifayah Riau berada di tengah bumi Melayu dan haruslah bernuansa Melayu.
  5. Warna hijau yang menjadi latar melambangkan kemakmuran.

Bagan Struktur Organisasi  STIT AL-Kifayah Riau sebagai berikut:

Mars Mahasiswa - Totalitas Perjuangan 

Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan

Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negri tercinta (2x)

× Chat with us