RENCANA PENGEMBANGAN FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI STIT AL-KIFAYAH RIAU MENUJU INSTITUTE AGAMA ISLAM (IAI) AL-KIFAYAH RIAU

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau bakal merencanakan pengembangan kampus dengan mengajukan penambahan program studi (prodi) baru dan akan mengubah status Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) menjadi Institut Agama Islam (IAI). Rencana ini sesuai dengan Undang-Undang yang telah diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Islam Republik Indonesia yakni Undang-undang nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 3389 Tahun 2013 tentang Penamaan Perguruan Tinggi Agama Islam, Fakultas dan Jurusan pada Perguruan Tinggi Agama Islam, mendorong PTAI untuk mengajukan penambahan pembukaan program studi baru dalam rangka mendukung persyaratan perubahan alih status Institusi. Pengalihan status kampus dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) menjadi Institut Agama Islam (IAI) harus memiliki program studi minimal 3 rumpun keilmuan. Program studi yang akan diajukan mayoritas tentang ilmu murni Non-pendidikan.

Ketua STIT Al-Kifayah Riau Zalisman mengatakan, saat ini pihaknya sedang melengkapi syarat-syarat pengajuan pengalihan status kampus dan penambahan program studi baru. STIT Al-Kifayah Riau akan mengajukan 8 program studi baru yang dibentuk menjadi 3 fakultas.

Dari 8 prodi yang akan diajukan kebanyakan ilmu murni Non Pendidikan. Prodi ini dipilih berdasarkan kebutuhan daerah kampus STIT Al-Kifayah Riau dan kebutuhan zaman. Tidak sedikit calon mahasiswa yang menginginkan keilmuannya sesuai dengan kebutuhan saat ini. Adapun fakultas yang akan dibentuk yakni Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi dan fakultas lainnya sedang direncanakan,” [ungkap zalisman]. 

Rencana peralihan status kampus dan penambahan prodi baru ini disejalan dengan ide Pembina STIT Al-Kifayah Riau Yundri Akhyar, dengan melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk masuk menjadi Mahasiswa Baru di STIT Al-Kifayah Riau setiap tahunnya.

Jumlah mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau tahun akademik 2019/2020 ini sudah mencapai 600 orang yang terdiri dari 2 program studi yakni Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), padahal kampus dengan slogan kampus kebersamaan ini baru berdiri 2 tahun. Salah satu solusi yang akan ditawarkan untuk mahasiswa baru tahun depan adalah menambah program studi yang baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. [ujar Yundri Akhyar]

Hal itu pun sejalan dengan harapan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) selaku pengelola pendidikan di Kementerian Agama Republik Indonesia yang menginginkan perguruan tinggi berinovasi menciptakan prodi baru. Perguruan tinggi diminta tak hanya berpaku pada prodi lama. Sementara, zaman semakin berkembang dengan kebutuhan berbeda. (Aminpoel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
× Chat with us