Sosialisasi dan Road Show STIT Al-Kifayah Riau kepada Guru MDTA se-Kecamatan Bukit Raya

Tim Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Kifayah Riau melakukan sosialiasi dan road show di Aula Majelis Dakwah Islamiyah (MDI)  kota Pekanbaru, Minggu (20/01/2019). Lebih kurang 200 peserta dan tamu undangan menyambut hangat dan antusias sosialisasi tersebut. Peserta terdiri dari guru-guru-guru MDTA se-Kecamatan Bukit Raya dan sekaligus sebagian juga bergabung dalam Muballigh MDI Kota Pekanbaru. Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua MDI kota Pekanbaru Drs. H. Tarmizi Muhammad, Ketua MGMP  kota Pekanbaru sekaligus ketua MK2 Kecamatan Marpoyan Damai  Drs. Zubir, M.Pd, Sarwan, S.Pd sekretaris MK2 Kecamatan Marpoyan Damai,  dan juga turut hadir Drs. H. Damhir, M.Pd.I sebagai mantan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kota Pekanbaru sekaligus ketua MK 2 Kecamatan Marpoyan Damai Drs. Zubir, M.Pd menyampaikan bahwa kuliah sambil kerja yang ditawarkan oleh Kampus STIT Al-Kifayah Riau merupakan hal yang menggembirakan sekaligus menjadi peluang bagi guru MDTA dan juga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke sarjana. Dengan kualitas terjaga dan kemudahan yang dimiliki kampus ini menjadi kesempatan emas untuk mendaftarkan diri kita, saudara, keluarga, tetangga dan kawan-kawan yang belum memiliki akses pendidikan sarjana (S1).

Respon positif peserta terhadap sosialisasi ini sangat luar biasa sehingga banyak menyatakan diri untuk bergabung, baik secara langsung atau melalui sosial media. Hal ini dinyatakan oleh Ainal Mardia, salah seorang guru MDTA di kota Pekanbaru yang menghadiri tersebut, beliau mengungkapkan “Kegiatan ini sangat positif dan informasi yang disampaikan sangat memotivasi guru yang ingin kuliah namun tetap dapat bekerja, saya sangat menyambut hangat dan mengajak teman saya yang belum kuliah S1 untuk bergabung di kampus ini, karena selain siswa, guru juga perlu menambah kualitas diri agar menghasilkan generasi emas yang mumpuni”[Ungkapnya]. Kampus STIT Al-Kifayah Riau juga mengalami persentase peningkatan jumlah pendaftar, hampir setiap hari ada yang melakukan pendaftaran. Sosialisasi dan road show ini akan terus dilanjutkan di kecamatan-kecamatan se Riau, sekolah-sekolah, pesantren,  dan bahkan di luar provinsi Riau.

Selanjutnya Dr. Yundri Akhyar, M.A selaku pembina STIT Al-Kifayah Riau menyampaikan “Ke depan sebaiknya tidak ada lagi guru MDTA yang tidak sarjana, sehingga semua guru memiliki akses/kemudahan dalam memenuhi kebijakan pemerintah, salah satunya insentif Wali Kota dan insentif Kementerian Agama RA yang mana persyaratan kedepannya mesti memiliki sertifikat sarjana (S1), namun orientasi kuliah jangan hanya sekedar ijazah, karena peningkat kompetensi juga hal yang sangat penting sehingga guru menjadi lebih profesional. Al-Kifayah memberikan kemudahan untuk kuliah seperti uang SPP yang bisa diangsur, uang SKS gratis, jam kuliah dapat disesuaikan dengan jam mengajar/kerja. Saya juga menghimbau masyarakat yang belum sarjana untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi karena pendidikan ini penting untuk semua”. Tuturnya lagi.

Drs. H. Damhir, M.Pd.I sebagai mantan Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menghimbau “Para guru MDTA atau masyarakat segera mendaftar kuliah agar kemudahan yang ditawarkan tidak disia-siakan, selain itu juga dapat bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat”. (Fitriana).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares
× Chat with us